Kita hidup di era di mana kebahagiaan seolah-olah menjadi kewajiban moral. Kita terbiasa menyembunyikan air mata, menutup rasa kecewa, dan mengganti setiap retakan emosi dengan narasi semua baik-baik saja. Fenomena ini dikenal sebagai toxic positivity: sebuah dorongan berlebihan untuk menyingkirkan rasa sakit, seolah-olah kesedihan tidak memiliki tempat sah dalam spektrum kehidupan. Padahal, kesedihan bukanlah musuh, […]

