Pelajar NU Blitar, 26 Januari 2026 — Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (UNU Blitar) menggelar kegiatan Masa Orientasi Komisariat (MASORA) pada 24–25 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di MI Misbahul Munir, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, sebagai langkah awal pengenalan organisasi bagi kader baru.
Kegiatan MASORA ini menghadirkan sejumlah pemateri dari Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Timur, di antaranya Rekan M. Tegar Aldan R. (Demisioner Sekretaris Direktur LKPT PW IPNU Jatim), Rekan Ahmad Rachmatullah (Sekretaris Direktur LKPT PW IPNU Jatim), dan Rekan Ahaz Mubharok (Bidang Kaderisasi PW IPNU Jatim). Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang disampaikan.
- Akselerasi Kaderisasi, PAC IPNU-IPPNU Ponggok Kawal Makesta Mandiri di Seluruh Ranting dan Komisariat
- Usung “Semper Reformanda”, PAC IPNU-IPPNU Wates Resmi Dilantik
- PC IPPNU Kabupaten Blitar Raih Juara II Kategori Kaderisasi pada IPPNU Award Jatim
- PWNU Jatim Gelar NUconomics Festival 2026 di Blitar, Perkuat Ekosistem Ekonomi Warga NU
- PCNU Kabupaten Blitar Resmikan BMT NU untuk Penguatan Ekonomi Umat
Kegiatan ini juga dihadiri tamu undangan dari Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU Universitas Negeri Malang serta Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. Turut hadir Ketua dan jajaran pengurus PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar beserta para alumni, yang menambah semarak sekaligus memperkuat jejaring kaderisasi.
Kegiatan MASORA sendiri bertujuan sebagai pengenalan awal organisasi IPNU dan IPPNU bagi mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, sekaligus menjadi pintu masuk pembinaan kader agar memahami nilai, arah gerak, dan tradisi organisasi pelajar NU di lingkungan kampus.




Ketua PK IPPNU Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Rekanita Titik Noviana, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu mencetak kader yang berkualitas. “MASORA ini diharapkan mampu melahirkan kader IPNU-IPPNU yang berilmu, berakhlak, dan siap berproses serta berkhidmat di lingkungan kampus maupun masyarakat,” ungkapnya.
Dengan mengusung semangat Belajar, Berjuang, dan Bertakwa, MASORA menjadi fondasi awal dalam penguatan kaderisasi di tingkat komisariat.
Penulis: Nanda Saniaroh


Leave a Comment