Blitar — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kanigoro menggelar kegiatan anjangsana kepada ulama dan umaro se-Blitar Raya, Kamis (26/3/2026), sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pelajar Nahdlatul Ulama dengan tokoh agama.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini diawali dengan kunjungan ke sejumlah ulama dan umaro di wilayah Blitar Raya dengan rute yang telah dibagi agar tidak bertabrakan. Peserta yang berasal dari berbagai ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Kanigoro mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi kader dalam menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Pada akhir rangkaian acara, peserta melaksanakan silaturahmi dan ramah tamah bersama Bupati Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro. Dalam sambutannya, Rijanto menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan anjangsana yang dilakukan PAC IPNU IPPNU Kanigoro ini. Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga silaturahmi antara pelajar, ulama, dan umaro, serta memperkuat peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Generasi muda harus terus aktif, berkontribusi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah, karena masa depan Blitar ada di tangan kalian, adik-adik IPNU IPPNU,” ungkapnya.
Meski hujan deras mengguyur saat pelaksanaan ramah tamah, tidak menyurutkan semangat para peserta. Ranting-ranting IPNU-IPPNU tetap menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Ketua PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kanigoro, Rekanita Putri, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus berlanjut. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, silaturahmi antara PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kanigoro dengan Bapak Bupati dapat terus berlanjut dan terjalin dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan anjangsana ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pelajar, ulama, dan umaro dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Penulis: Ika Putri Wahyuningtyas


Leave a Comment