Blitar – Lebih dari 100 santri tingkat SMP dan SMA Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar mengikuti kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) pada Kamis–Jumat, (8–9/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk mengenal organisasi pelajar Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus mempersiapkan diri menjadi kader penerus perjuangan ulama.
Keikutsertaan lebih dari 100 santri tersebut menunjukkan antusiasme dalam memperluas wawasan keorganisasian, memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta menumbuhkan semangat berkhidmah kepada agama, bangsa, dan NU.
MAKESTA merupakan jenjang awal kaderisasi di lingkungan IPNU dan IPPNU. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memahami pentingnya organisasi sebagai ruang belajar, pengembangan potensi, pembentukan karakter, serta penguatan jiwa kepemimpinan pelajar.

Bagi para santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar, keikutsertaan dalam MAKESTA tidak sekadar menjadi kesempatan untuk mengenal organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, solidaritas, serta kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para ulama.
Lingkungan pesantren yang menekankan keseimbangan antara keilmuan, akhlak, dan pengabdian menjadi bekal penting bagi para calon kader. Melalui proses kaderisasi, para santri diharapkan tumbuh menjadi pelajar yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga memiliki komitmen keagamaan, kepedulian sosial, dan kemampuan berorganisasi.
Partisipasi lebih dari 100 santri dalam kegiatan ini juga menjadi harapan bagi tumbuhnya generasi muda NU yang berintegritas, berwawasan luas, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan tradisi dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Melalui pesantren, para santri belajar menata diri. Melalui organisasi, mereka belajar mengabdi. Sementara itu, melalui kaderisasi IPNU-IPPNU, mereka diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk meneruskan perjuangan ulama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kontributor: Media Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar
Editor: Nanda Saniaroh


Leave a Comment