Blitar – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Panggungrejo bersama Komunitas Influencer Berdampak Indonesia (IBI) dan Blitar Peduli Pendidikan (BPP) melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Selasa (8/9/2026).
Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi dan kualitas pendidikan di salah satu sekolah dasar di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, yang sempat menjadi perhatian publik melalui media sosial pada Juli 2026.
Dalam audiensi tersebut, PAC IPNU-IPPNU Panggungrejo diwakili Ketua PAC IPNU Panggungrejo, Dhiya’ul Dani Prasetyo. Sementara itu, IBI diwakili Mahira Diffa dan Alda Risa, sedangkan BPP diwakili Presidium BPP Doni Suganda dan Khafi.
Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari kegiatan Sekolah Pelosok Nusantara yang digelar BPP pada 17–18 Juli 2026. Dalam kegiatan itu, PAC IPNU-IPPNU Panggungrejo turut berkolaborasi untuk melihat secara langsung kondisi pendidikan di SDN Sumbersih 03 yang berada di wilayah selatan Kabupaten Blitar.
Dari hasil observasi di lapangan, sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut kemudian menyuarakan aspirasi mengenai pentingnya pemenuhan hak pendidikan yang layak bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Upaya menyampaikan aspirasi tersebut sempat menghadapi dinamika. Konten video yang diunggah salah satu tokoh IBI dan kemudian viral di media sosial memunculkan beragam tanggapan publik karena dinilai menyinggung pemerintah setempat. Kondisi tersebut turut menyebabkan rencana audiensi yang semula ditargetkan pada akhir Juli harus tertunda hingga awal September.
Dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santoso, berbagai hal dibahas dan diklarifikasi oleh masing-masing pihak. Pembahasan mencakup pelaksanaan kegiatan Sekolah Pelosok Nusantara, hasil temuan di lapangan, hingga kebijakan Pemerintah Kabupaten Blitar yang berkaitan dengan sektor pendidikan.
Presidium BPP, Doni Suganda, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen memperjuangkan kualitas pendidikan di Kabupaten Blitar.
“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Rekan Dhiya’ dan Kak Mahira selaku tokoh sentral dari Pelajar NU Panggungrejo dan IBI yang sudah berkomitmen kuat untuk memperjuangkan pendidikan yang hari ini memprihatinkan di Blitar kita tercinta. Terima kasih juga kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar yang sudah berkenan menerima aspirasi yang kami bawa,” ungkapnya.
Kontributor: Doni Suganda
Editor: Nanda Saniaroh


Leave a Comment