Blitar – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar mendampingi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Blitar. Pendampingan ini menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam menanamkan nilai-nilai kepelajaran dan membangun karakter pelajar sejak awal memasuki lingkungan pendidikan.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Blitar, Rekanita Erla Firtza mengatakan, pendampingan MPLS bertujuan menghadirkan proses pengenalan lingkungan pendidikan yang lebih bermakna sekaligus menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Melalui pendampingan MPLS, kami berharap peserta tidak hanya mengenal lingkungan belajar yang baru, tetapi juga tumbuh menjadi pelajar yang berkarakter, mampu beradaptasi, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Salah satu pendampingan dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurus Salam Lodoyo yang diikuti lebih dari 200 peserta. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan rangkaian materi, diskusi, permainan edukatif, dan penguatan nilai-nilai kepelajaran sebagai bekal awal bagi para santri dalam menjalani proses belajar. Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme peserta tampak dalam setiap sesi.
Meski mengikuti agenda yang padat, para peserta tetap aktif berdiskusi, berpartisipasi dalam permainan edukatif, serta mengikuti proses penguatan karakter dengan penuh semangat. Suasana kebersamaan yang terbangun menjadi bagian penting dalam membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan sekolah maupun pesantren.
Pendampingan MPLS yang dilakukan merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk menghadirkan proses pengenalan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada tata tertib dan aktivitas sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter pelajar. Nilai-nilai kepelajaran, kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong diharapkan dapat tertanam sejak awal sehingga menjadi bekal dalam menjalani proses pendidikan.
Penulis: Nanda Saniaroh
Editor: Ubaid Dimas


Leave a Comment