Blitar — Pengurus Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat dalam rangka memperingati hari lahir IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpisah di lingkungan Pondok Pesantren Nurus Salam Lodoyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Aksi berbagi takjil oleh pengurus IPPNU lebih dahulu dilaksanakan pada Ahad (8/3/2026) sebagai bagian dari peringatan Harlah ke-71 IPPNU. Ketua PK IPPNU MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan, Rekanita Laura Letisya Angel, mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi berbagi takjil tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga mempererat kebersamaan antar anggota organisasi.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan bagi takjil yang dilakukan oleh Rekanita ini. Kegiatan yang menunjukkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa khidmat selanjutnya dengan tertib, aman, dan penuh keikhlasan sehingga bisa memberi manfaat bagi banyak orang serta mempererat kebersamaan di antara anggota IPPNU,” ujarnya.

Beberapa hari setelahnya, pengurus PK IPNU MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan juga menggelar kegiatan serupa pada Jumat (13/03/2026) dalam rangka memperingati Harlah ke-72 IPNU. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan area pesantren dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, pengurus IPNU membuka donasi secara terbuka kepada para santri sehingga seluruh santri dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Melalui donasi yang terkumpul, kegiatan berhasil melibatkan partisipasi dari 346 santri yang turut mendukung penyediaan paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat.
Ketua PK IPNU MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan, Kafa Ahibban, mengaku merasa bangga karena kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Saya sangat senang dan bangga, karena melalui kegiatan ini kami dapat berbagi dengan masyarakat yang melintas di sekitar pondok. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana syiar pondok sekaligus memperbesar nama PK IPNU Nurus Salam Lodoyo,” ungkap Kafa.
Dalam pengadaan menu takjil, pengurus IPNU juga bekerja sama dengan beberapa unit usaha milik pesantren, seperti Rumah Produksi Trily, Makkah Nusa Store, dan Nusa Toserba. Kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan produk usaha pesantren kepada masyarakat.
Selain kegiatan sosial, para pengurus IPNU dan IPPNU juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana pembelajaran organisasi. Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTs Ma’arif NU 2 Sutojayan, Ust. Zen Pamuji Eko memberikan tantangan kepada pengurus IPNU-IPPNU untuk menata administrasi kegiatan secara lebih rapi, mulai dari penyusunan proposal, notulensi rapat, dokumentasi kegiatan, hingga penyusunan laporan pertanggung jawaban (LPJ).
Untuk menunjang kelengkapan administrasi tersebut, para pengurus memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer milik pesantren dan printer yang sebelumnya diperoleh saat Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU-IPPNU pada Desember lalu. Fasilitas tersebut digunakan untuk membantu proses penyusunan dan pencetakan berbagai dokumen kegiatan sehingga administrasi organisasi dapat tersusun secara lebih tertib dan sistematis.
Salah satu ustadz di Pondok Pesantren Nurus Salam Lodoyo yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Jaringan Sekolah dan Pesantren PC IPNU Kabupaten Blitar, Ust. Taufiq Asyhari, menilai kegiatan semacam ini memiliki nilai edukatif bagi para pengurus organisasi santri.
“Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi pengurus. Mereka belajar bagaimana merancang sebuah kegiatan, mulai dari tahap perencanaan, menyusun proposal, mengatur pembagian tugas, hingga menyusun laporan pertanggungjawaban secara tertulis. Ini menjadi proses belajar organisasi yang sangat baik bagi rekan-rekanita IPNU-IPPNU Nusa,” ujarnya.
Melalui kegiatan berbagi takjil tersebut, para pengurus berharap semangat kepedulian sosial di kalangan pelajar terus tumbuh. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan pengalaman berorganisasi bagi para kader IPNU dan IPPNU di lingkungan pesantren.
Penulis: Quinesha Elenola Azmera Ofnara


Leave a Comment