Blitar — Biro Kemanusiaan DKC CBP IPNU Kabupaten Blitar menerjunkan tiga personel untuk membantu operasi pencarian korban laka air, warga Dusun Panggungrejo, Desa Panggungduwet RT 04 RW 01, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Hingga laporan terakhir pada Jumat (20/2/2026) pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih nihil dan akan dilanjutkan keesokan harinya.
Komandan CBP, Muhammad Febi Fermansyah, menyampaikan bahwa keterlibatan CBP IPNU merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan kader pelajar NU dalam merespons musibah yang terjadi di tengah masyarakat.
“Harapan kami semoga kegiatan kemanusiaan seperti ini lebih sistematis dan terstruktur rapi. Dalam waktu dekat kami juga sedang merancang program untuk satgas kemanusiaan. Mohon doa dan support-nya semoga ke depan jauh lebih baik,” ujarnya.
Peristiwa laka air tersebut terjadi pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu wilayah Kecamatan Kademangan diguyur hujan deras. Korban dilaporkan pulang dari ladang dan mencoba menyeberangi sungai di Dusun Panggungrejo, Desa Panggungduwet. Sungai yang biasanya berukuran kecil mengalami peningkatan debit air akibat hujan, sehingga korban diduga terseret arus.
Dalam operasi pencarian ini, DKC CBP IPNU Kabupaten Blitar menugaskan tiga personel, yakni Doni Suganda, Miftahul Ihsan, dan M. Agung Sholiki. Mereka bergabung bersama unsur SAR lain, meliputi Basarnas, BPBD, PMI, PSR, Tagana, TNI, serta masyarakat setempat.

Posko pencarian didirikan di Desa Panggungduwet, Kecamatan Kademangan. Sementara lokasi penyisiran dilakukan di sejumlah titik aliran sungai, di antaranya wilayah Pulerejo dan Sumberdadi, Kecamatan Bakung.
Hingga Jumat sore, korban belum ditemukan. Tim gabungan berencana melanjutkan pencarian pada Sabtu pagi dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Penulis: Doni Suganda


Leave a Comment