Dalam rangka memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama, PWNU Jawa Timur menyelenggarakan Nuconomics Festival 2026 yang digelar pada 5–7 Februari 2026 di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi lanjutan dari kesuksesan Nuconomics Festival 2025 sekaligus menegaskan komitmen NU dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat.
Nuconomics Festival 2026 menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran produk ekonomi kreatif, talkshow ekonomi syariah, klinik bisnis, hingga kompetisi bagi generasi muda. Festival ini dirancang sebagai ruang kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi berbasis keumatan yang inklusif dan berkelanjutan. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara PWNU Jawa Timur dengan PCNU Kabupaten Blitar sebagai tuan rumah.
Nuconomics Festival 2026 menjadi bentuk nyata kehadiran NU dalam kehidupan ekonomi warganya. Festival ini mengusung pembangunan ekosistem ekonomi berbasis tiga pilar utama, yakni pemberdayaan UMKM, penguatan filantropi melalui LazisNU, serta pengembangan sektor pertanian dan kehutanan.
Sementara itu, H. Hakim Jayli bertindak sebagai Ketua Pelaksana Nuconomics Festival 2026 di Kampung coklat, Blitar. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat UMKM NU melalui pengembangan jejaring bisnis, dan pendampingan usaha yang berkelanjutan.
“Jadi acara ini kita gelar di Blitar, karena di sini luar biasa proses pendampingan ekonominya, baik yang dilakukan oleh NU, pemerintah, maupun masyarakat,” ungkapnya.
Melalui fokus pada sektor UMKM, pertanian, Nuconomics Festival 2026 diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi warga NU sekaligus memperkokoh peran NU sebagai kekuatan sosial keagamaan yang berdaya di bidang ekonomi.
Penulis: Nanda Saniaroh | Foto: Kofa Goza


Leave a Comment